Selasa, 11 Februari 2014

ANTARA SAHABAT,PACAR DAN BELAJAR

    ''Darah muda darah yang ber api-api ". Itulah potingan syair Rhoma Irama yang identik dengan remaja. Memang benar masa remaja adalah masa yang masih labil, suka mencoba coba, dan suka di perhatikan. Tapi mungkinkah di zaman mopdern ini belum dikatakan remaja kalau belum punya pacar ? Tentunya setiap orang mempunyai pandangan masing masing. Sepeti yang telah kita ketahui masa remaja merupakan masa rantan antara anak-anak dan remaja.
    Sahabat,mendengar kata itu pastinya terlintas dalam otak kita adalah orang yang kita cintai setelah orang tua kita. Dimana ia selalu mendengan keluh kesah kita. Bayangkan.siapa yang selalu mendukung , ikut tertawa ,ikut menangis dan berbagai keadaan apapun selalu di samping kita ? pasti jawaban nya adalah sahabat.
Coba pikir adaka sisi hitam dari keberadaannya ? Dari segi manfaatnya lebih banyak daripada sisi negativ nya. Bahkan sahabat juga tidak telalu berpengaruh dalam pelajaran.Tahukah kalian apa makna sahabat sesungguhnya ? Sahabat yang baik adalah sahabat yang selalu menghargai dan memahami kondisi kita sekarang dan bukannya mengajak kita terjerumus dalam lembah kesesatan.
    Berbicara tentang pacar, apa makna yang sebenarnya dari kata tersebut ? kebanyakan dari mereka tidak bisa menjawab definisi pacar. Tapi ada juga yang menjawab pacar adalah belahan jiwanya. Memang aneh tapi nyata, siapakah yang membuat istilah itu ? seakan akan kata kata itu sudah menjamur dikalangan anak kecil. Semua itu tidak jelas asal usul dan teorinya.
    Dari hasil survey yang dilakukan, dampak pacaran banyak negatifnya daripada positifnya dalam hal belajar. Dalam presentasenya yaitu negatif 72% dan positif 28%. Rata rata jawaban mereka tentang negatifnya adalah: banyak menyita waktu untuk belajar, berani bebohong kepada orang tua, bisa trjerumus dalam hal hal maksiat. Dampak positifnya kebanyakan sebagai tempat curhat, mendapatkan kasih sayang selain dari orang tua, aneh juga sih tapi bisa juga buat sarana belajar tanggung jawab. Pertanyaan bagi semua remaja, apa untungnya kalian melakukan semua itu?kalian tela membohongi diri kalian sendiri.
    Sebagai seorang remaja muslim yang tangguh, segharusnya kita membentengi diri kita dari hal-hal negatif agar terhindar dari perilaku pergaulan bebas. Saatnya kita gunakan akal kita untuk berpikir jernih menyongsong masa depan yang lebih baik. Akhirnya setujukah kalian bila sahabat lebih penting daripada pacar ?.

0 komentar:

Posting Komentar